PERESMIAN ASOSIASI PABRIKAN TOWER INDONESIA
30 Mei 2007, Hotel Bumikarsa Bidakara, Jakarta
Diresmikan oleh Dirjen ILMTA Bp. Anshori Bukhari
mewakili Menteri Perindustrian RI

Dalam usianya yang masih sangat muda dan didirikan dalam waktu yang relatif singkat namun dengan didasari semangat dan tekad yang kuat untuk membuat dan memberikan karya terbaik bagi perbaikan iklim bisnis khusus dibidang jasa pabrikasi tower di Indonesia, maka pada tanggal 30 Mei 2007 Aspatindo berhasil menyelenggarakan kegiatan peresmian Aspatindo yang merupakan rangkaian dari program pengurus dalam rangka mensosialisasikan organisasi dan program-program organisasi.
Pada kesempatan itu berkenan hadir Dirjen ILMTA Deprind Bp. Anshari Bukhari mewakili Menteri Perindustrian RI Bp. Fahmi Idris yang berhalangan hadir dan beberapa jajaran pejabat dari pemerintah, BUMN, para ketua Asosiasi, para mitra Aspatindo yang terdiri dari para produsen baja, fabrikator, kontraktor, konsultan, bahkan perwakilan dari Perguruan Tinggi yang mengikuti jalannya acara sampai akhir.
Selain itu yang Bp. Tanri Abeng yang sudah konfirmasi untuk hadir ternyata pada hari “H” berhalangan hadir dikarenakan ada urusan yang mendadak, namun para tamu undangan merasa puas dan yakin sekali bahwa Aspatindo kelak dikumudian hari bakal menjadi salah satu asosiasi yang dapat berperan didalam mengembangkan industri dan konstruksi baja di Indonesia.
Dan pada kesempatan penutup acara berkenan memberikan sambutan Bp. Herman Darnel Ibrahim selaku Direktur Transmisi & Distribusi PT. PLN (Persero), dan pada kesempatan itu Pak Herman, begitu panggilan akrabnya memberikan dukungannya terhadap pendirian Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia, hal ini dilandasi oleh perlunnya sebuah wadah yang dapat mengakomodasi hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan teknis maupun non-teknis yang berhubungan dengan proyek-proyek di Tower Transmisi.
Pada Kesempatan yang lain setelah dibacakan laporan Panitia Peresmian Aspatindo oleh Sekretaris Jenderal Aspatindo Singgih Wasesa,
berkenan memberi sambutan Ketua Dewan Penasehat & Pengawas Aspatindo Bp. Murdaya Widyawimarta Poo Presiden Komisari PT. Karunia Berca Indonesia mewakili para anggota Dewan Penasehat, dan Sambutan Ketua Umum Ahmad Fahmi Presiden Direktur PT. Citramasjaya Teknik Mandiri yang pada sambutannya menekankan bahwa Aspatindo didirikan dalam waktu yang sangat singkat tepatnya pada tanggal 21 Maret 2007, dan dikarenakan semangat kebersamaan dengan menjunjung tinggi asas manfaat dan profesionalisme maka aspatindo bertekad menempatkan diri sebagai fasilitator dan mediator didalam memecahkan persoalan-pesoalan yang dihadapi oleh para pabrikan tower di Indonesia pada khususnya.
Didalam program kerjanya Aspatindo juga akan melakukan kegiatan-kegiatan yang menyangkut kepada peningkatan mutu sumber daya manusia, hal ini dianggap penting dikarenakan kesempatan dan kemampuan yang didapat oleh para calon tenaga kerja yang kami serap cenderung kurang memenuhi kemampuan standar kerja, kalau dibanding dengan negara tetangga cukup ketinggalan. Bahkan kebutuhan tenaga yang telah tersertifikasi sangat minim dan ini menjadi kendala didalam kesempatan memenangkan peluang pasar.
Dengan hadirnya Aspatindo sebagai salah satu asosiasi di Indonesia maka diharapkan dapat melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan tentunya akan menempatkan diri sebagai mitra pemerintah didalam penyusunan program pembangunan khususnya dibidang pengadaan sarana tower telekomunikasi dan tower transmisi.
Visi dari Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia yaitu dibangun dengan mengutamakan asas manfaat dan menjunjung tinggi profesionalisme untuk ikut serta berperan aktif didalam pembangunan nasional dengan memberikan karya dan cipta yang terbaik bagi nusa, bangsa, dan negara.

Kurun waktu sepuluh tahun mendatang bangsa ini akan dihadapkan kepada peradaban yang multi dimensional, maka kamipun berharap kepada pihak-pihak yang terkait dengan persiapkan pembangunan jangka panjang mulai saat ini mencoba berbenah diri sehingga hal-hal yang sekiranya masih menjadi penghambat baik didalam menjalankan kegiatan usahanya maupun mendapatkan dukungan yang konstruktif dari pemerintah maka kegiatan menjalin komunikasi dua arah sangat diperlukan, dengan hadirnya Aspatindo maka sudah menjadi satu bukti bahwa kamipun tidak bisa selamanya berdiam diri untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dibidang pabrikasi tower. Dengan semangat itulah maka Aspatindo akan membuka dirinya sebagai partner semua pihak didalam keikutsertaanya membangun negeri dan bangsa ini lebih bermartabat dan kembali ke jati diri sebagai bagian dari kultur bangsa yang ketimuran.